Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta

Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta

Tambahan 10 juta dosis vaksin COVID-19 dari perusahaan farmasi yang berbasis di China, SinoVac, tiba di Indonesia pada 2 Maret 2021. Ini adalah vaksin curah atau bahan untuk membuat vaksin COVID-19 yang siap pakai. Ada sebanyak 38 juta dosis vaksin COVID-19 SinoVac dan pemerintah Indonesia telah mengumpulkan kurang lebih 185 juta dosis.

Dengan begitu, diharapkan masyarakat Indonesia bisa terlindung dari infeksi virus yang tengah mewabah ini. Saat ini di Kota Yogyakarta telah memasuki vaksinasi untuk tahap kedua. Vaksinasi tahap kedua sudah diberikan secara massal di tiga lokasi yaitu Pasar Beringharjo, Benteng Verdebrug dan Taman Parkir Abu Bakar Ali. Vaksinasi tahap kedua ini diberikan untuk pedagang Beringharjo, pedagang kaki lima dan pekerja sektor Informal di sekitar Tugu, Malioboro dan Kraton. Vaksinasi massal ini dihadiri dan dipantau oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 1 Maret 2021. Vaksinasi massal dosis pertama dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 6 Maret 2021 dan dosis kedua pada tanggal 15 sampai dengan 20 Maret 2021 di lokasi yang sama.

Vaksin TT diberikan sebanyak 2 dosis primer dengan interval 4-6 minggu, diikuti dosis ke tiga 6 bulan berikutnya. Hadirnya layanan vaksinasi internasional dan penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional akan semakin memperluas jangkauan layanan Imunicare, baik vaksinasi untuk bayi, anak, remaja, dewasa dan lansia. Selain itu Imunicare hadir dengan berbagai keperluan, untuk vaksinasi wajib, vaksinasi tambahan, vaksinasi pra-nikah, dan sekarang hadir dengan layanan vaksinasi keperluan internasional. Mandiri Inhealth Customer Mobile merupakan aplikasi pada android dan IOS, yang dirancang untuk memudahkan Anda dalam pengecekan semua data dan informasi Anda sebagai peserta dari Mandiri Inhealth di mana pun Anda berada. Dapatkan informasi mengenai alur pelayanan peserta sesuai dengan produk yang digunakan.

Saat mengakses chatbot Skrining Vaksin COVID-19, akan muncul pertanyaan untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda dan pertimbangan beberapa penyakit penyerta berdasarkan rekomendasi Kementerian Kesehatan Indonesia . Berdasarkan Petunjuk Teknis Vaksinasi COVID-19 yang dikeluarkan Januari lalu oleh Kementerian Kesehatan, setidaknya ada beberapa kondisi yang membuat seseorang tak bisa mendapatkan vaksin Sinovac. Masyarakat Indonesia tengah harap-harap cemas menanti giliran untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ada beberapa persyaratan dan pantangan yang mesti dipenuhi sebelum seseorang dinyatakan layak dapat vaksin. Dalam proses pre-screening ini, kamu akan diberikan beberapa pertanyaan untuk mempercepat proses antrean di lokasi vaksinasi.

Seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Istri Gubernur Bali Wayan Koster ini, mengatakan PKK sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan program pemerintah, sepakat untuk lebih mengintensifkan kegiatan sosialisasi terhadap program vaksinasi massal yang dicanangkan Pemprov Bali. “Kami ingin memberi pemahaman ke masyarakat tentang pentingnya vaksin agar bisa keluar dari pandemi COVID-19 sekaligus menyukseskan program pemerintah dalam upaya vaksinasi ini,” jelasnya. Perusahaan Jerman CureVac juga telah mendapat izin dari otoritas Jerman, dan siap melakukan uji klinis vaksin virus corona.

Verifikasi bagi sasaran yang tidak melakukan registrasi ulang akan dilakukan oleh Babinsa/Babinkamtibmas dengan melibatkan lurah, kepala dusun, ketua RT/RW, serta puskesmas setempat. Nah, untuk mendapatkan vaksin, calon penerima akan mendapatkan SMS blast yang berisi notifikasi. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate meninjau kesiapan sarana dan prasarana Puskesmas Jurang Mangu Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan, melaksanakan program vaksinasi Covid-19.

Cara mendapatkan vaksin covid

Apabila Anda beraktivitas di luar rumah, aplikasi PeduliLindungi akan membantu Anda dalam mencegah penyebaran virus Corona yang menyebabkan pandemi COVID-19. Sebagai pengguna aplikasi, Anda akan mendapat notifikasi jika sedang berada di zona merah, yaitu zona di mana banyak orang yang terinfeksi COVID-19, kasus suspek, dan kontak erat dengan penderita. Untuk diketahui, orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 adalah Presiden Joko Widodo.

Comments are closed.