Bermain Saham Dan Bagaimana Cara Mengakali Resikonya

Bermain Saham Dan Bagaimana Cara Mengakali Resikonya

Jika memilih saham jenis ini, kamu memiliki hak untuk ikut voting di RUPS dan dividen yang tidak mutlak. Idealnya, kamu bisa mengalokasikan 10% hingga 30% dari pendapatan bulanan untuk investasi. Pastikan uang yang dipakai untuk berinvestasi tidak mengganggu kebutuhan sehari-hari, cicilan hutang, ataupun dana darurat.

Saat akan membuat rekening efek, calon investor perlu membawa fotokopi KTP, NPWP dan halaman depan buku tabungan serta menyiapkan materai Rp6000 minimal 2 buah. Sebagaimana jenis investasi lainnya, bisnis saham juga memiliki risiko kerugian. Jadi, investor bisa merugi jika menjual saham saat nilainya menurun hingga lebih rendah dari harga belinya. Risiko yang kedua ialah likuidasi yang muncul saat perusahaan dinyatakan bangkrut oleh pengadilan, atau bubar. Keuntungan yang bisa anda dapatkan dari saham ada 2 yaitu capital acquire dan dividen. Capital achieve merupakan selisih harga jual dan harga beli saham yang anda miliki.

Anda tak dapat asal-asalan melakukan transaksi beli jual saham karena bisa saja malah nantinya mendapatkan kerugian. Saham memang menawarkan keuntungan yang besar tapi terdapat risiko kerugian yang besar pula. Bisa jadi modal Anda malah ludes saat perusahaan yang mengeluarkan saham tsb mengalami kebangkrutan.

Tips bermain saham

Apabila ratio kewajiban mencapai 80%, maka akan dilakukan forced-sell sesuai dengan ketentuan manajemen risiko IndoPremier. Penggunaan dana Fasilitas berpotensi menimbulkan pembiayaan talangan dan forced-sell atas saham yang dijaminkan tersebut. Penggunaan Talangan Sementara berpotensi menimbulkan pembiayaan talangan. Dana yang siap untuk digunakan untuk pembelian reksadana dan penarikan dana.

Memang tidak dapat dipungkiri kalau banyak orang bermain saham karena keuntungannya. Saat pasar saham menurun dan berpotensi menimbulkan kerugian, Anda tidak perlu panik dan mengambil keputusan dengan terburu-buru untuk menjualnya. Kondisi ini pada umumnya tidak akan berlangsung lama, dan akan diakhiri dengan kenaikan kembali setelah beberapa waktu.

Manfaat dari cara ini, bilamana sewaktu-waktu sahamnya ternyata turun dan tidak langsung naik maka kamu bisa melakukan pembelian lagi sehingga harga rata-rata yang kamu dapat adalah harga tengahnya. Selain itu, selalu lakukan strategi beli bertahap untuk mengantisipasi bila sahamnya turun, jadi bisa jaga-jaga untuk lakukan average down sewaktu-waktu. Untuk bagian ini terkadang masih sulit menentukan kalau belum cukup pengalaman.

Setiap investasi memerlukan modal begitu pula dengan investasi saham. Dulu memang diperlukan modal besar untuk dapat berinvestasi saham. Sekarang dana yang dibutuhkan untuk investasi saham tidak sebesar beberapa tahun lalu. Nah, sekarang, karena sudah punya akun dan mau mulai belajar cara trading saham, maka kamu harus tau timing yang tepat dalam membeli saham. Tapi memilih perusahaan sekuritas tidak boleh asalan karena nantinya disanalah dana innvestasimu disimpan. Karenanya, saran saya baca dulu suggestions memilih perusahaan sekuritas yang baik.

Comments are closed.